MERANGIN — Menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Langling yang kian memprihatinkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merangin, Syafrani, akhirnya memberikan penjelasan.
Saat dikonfirmasi media ini, Syafrani memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Lingkungan Hidup telah menyiapkan langkah pembenahan terhadap TPA Langling. Ia menegaskan, perbaikan yang akan dilakukan bukan bersifat sementara, melainkan penanganan secara permanen agar persoalan serupa tidak terus berulang.
“Siap. Mengenai TPA akan kita perbaiki. Kita lakukan perbaikan secara permanen. Insya Allah minggu depan sudah mulai kita kerjakan,” ujar Syafrani kepada media ini. (17/7/26).
Terkait akses jalan masyarakat yang saat ini tertutup tumpukan sampah dan dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas menuju perkebunan, Syafrani mengatakan pihaknya akan membahas penanganannya agar dapat ditemukan solusi terbaik.
“Mengenai jalan nanti akan kita diskusikan penanganannya,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini berharap adanya langkah nyata dari Pemerintah Kabupaten Merangin. Warga berharap komitmen yang disampaikan Kepala DLH dapat segera direalisasikan di lapangan sehingga tumpukan sampah yang mengganggu aktivitas masyarakat dapat segera ditangani, akses menuju perkebunan kembali normal, serta sistem pengelolaan TPA Langling dapat dibenahi secara lebih baik dan berkelanjutan.
Masyarakat juga berharap pembenahan yang dijanjikan tidak berhenti pada wacana semata, tetapi benar-benar diwujudkan melalui penataan TPA secara menyeluruh, sehingga persoalan bau menyengat, tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan, serta genangan air di sekitar lokasi tidak lagi menjadi keluhan yang terus berulang.
Pemerintah daerah diharapkan mampu menjadikan TPA Langling sebagai fasilitas pengelolaan sampah yang lebih tertata, profesional, dan ramah lingkungan , (Ady Lubis)






