• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
GerbangIndonesia.Net
Advertisement
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita Vidio
  • Politik
  • Lainnya
    • Ragam
    • Hukum & Kriminal
    • Olahraga
    • Pertistiwa
    • Opini
    • TNI | POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita Vidio
  • Politik
  • Lainnya
    • Ragam
    • Hukum & Kriminal
    • Olahraga
    • Pertistiwa
    • Opini
    • TNI | POLRI
No Result
View All Result
GerbangIndonesia.Net
No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Berita Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Pertistiwa
  • Politik
  • Ragam
  • TNI | POLRI
Home Marangin

Harga TBS Sawit Turun di Sejumlah PKS, Ahmad Fahmi Warning Keras Jangan Ada Permainan Harga yang Rugikan Petani

Redaksi by Redaksi
Mei 31, 2026
in Marangin
0
Harga TBS Sawit Turun di Sejumlah PKS, Ahmad Fahmi Warning Keras Jangan Ada Permainan Harga yang Rugikan Petani
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MERANGIN – Penurunan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit yang terjadi di sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) belakangan ini mulai menuai perhatian berbagai pihak. Kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak langsung terhadap pendapatan ribuan petani sawit yang selama ini menggantungkan perekonomian keluarga dari hasil perkebunan kelapa sawit.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Merangin, Ahmad Fahmi, SH., MH, menyampaikan peringatan tegas kepada seluruh PKS yang beroperasi di wilayah Kabupaten Merangin agar tidak melakukan praktik-praktik yang berpotensi merugikan petani, baik melalui permainan harga maupun pemotongan yang tidak sesuai ketentuan.

Menurut Ahmad Fahmi, kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat di Kabupaten Merangin. Oleh sebab itu, seluruh pihak yang terlibat dalam rantai tata niaga sawit harus menjunjung prinsip keadilan dan transparansi.

“Saya peringatkan kepada seluruh PKS agar jangan main-main dengan harga TBS petani. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan dengan mengorbankan kesejahteraan masyarakat. Petani sudah bekerja keras mulai dari perawatan hingga panen, sehingga mereka berhak mendapatkan harga yang layak dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Ahmad Fahmi.

Politisi yang dikenal vokal dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat itu menegaskan bahwa DPRD Merangin akan terus mengawal tata niaga kelapa sawit agar berjalan sehat, adil, dan tidak merugikan petani. Ia juga meminta instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap mekanisme penetapan harga TBS di tingkat pabrik.

Ahmad Fahmi menilai, apabila terjadi penurunan harga yang tidak sejalan dengan kondisi pasar maupun ketentuan pemerintah, maka hal tersebut perlu mendapat perhatian serius. Sebab, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga berpengaruh terhadap perputaran ekonomi masyarakat di daerah.

“Jangan sampai petani menjadi pihak yang selalu dirugikan. Jika ada dugaan penyimpangan, masyarakat jangan takut untuk melapor. Kita ingin tata niaga sawit di Merangin berjalan secara transparan dan memberikan manfaat yang adil bagi seluruh pelaku usaha maupun petani,” ujarnya.

Pernyataan Ahmad Fahmi tersebut sejalan dengan sikap pemerintah pusat yang belakangan ini semakin serius dalam mengawasi tata niaga kelapa sawit nasional. Bahkan beberapa hari lalu, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, secara tegas mengingatkan bahwa pemerintah tidak akan segan memberikan sanksi kepada PKS yang membeli TBS petani di bawah harga yang telah ditetapkan.

Sudaryono menegaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan pembelian TBS dapat berujung pada sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional perusahaan. Bahkan apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum, Kementerian Pertanian akan berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk melakukan penindakan.

Peringatan dari pemerintah pusat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa praktik-praktik yang merugikan petani sawit tidak akan ditoleransi. Oleh karena itu, seluruh PKS diharapkan dapat mematuhi regulasi yang berlaku serta mengedepankan kemitraan yang sehat dengan petani.

Di tengah berbagai tantangan sektor perkebunan saat ini, Ahmad Fahmi berharap harga TBS dapat kembali stabil sehingga kesejahteraan petani tetap terjaga. Ia menegaskan bahwa sawit merupakan aset ekonomi daerah yang harus dikelola secara berkeadilan.

“Petani adalah ujung tombak sektor perkebunan. Jika petani sejahtera, maka ekonomi daerah juga akan bergerak. Karena itu saya meminta seluruh pihak untuk menjaga kepercayaan petani dan tidak melakukan praktik yang merugikan mereka. Harga yang adil adalah hak petani, bukan sekadar janji,” pungkasnya. (Ady Lubis)

Views: 780
Previous Post

Kasus Penganiayaan dan Pengrusakan Renah Alai Masuk Babak Krusial, Korban Harap Penyelesaian Tuntas

Next Post

PETI Excavator Diduga Milik Juri di Lubuk Beringin Tuai Kecaman, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan

Redaksi

Redaksi

Next Post

PETI Excavator Diduga Milik Juri di Lubuk Beringin Tuai Kecaman, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Oktober 30, 2026
Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Oktober 29, 2026
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati M. Syukur Ingatkan Pemuda Jauhi Narkoba

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati M. Syukur Ingatkan Pemuda Jauhi Narkoba

Oktober 28, 2026
Tanpa Empati, Pam Swakarsa PT ILP Tetap Robohkan Gubuk Warga Meski Dihalangi Ibu Gendong Balita

Tanpa Empati, Pam Swakarsa PT ILP Tetap Robohkan Gubuk Warga Meski Dihalangi Ibu Gendong Balita

Oktober 28, 2026

Recent News

Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Oktober 30, 2026
Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Oktober 29, 2026
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati M. Syukur Ingatkan Pemuda Jauhi Narkoba

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati M. Syukur Ingatkan Pemuda Jauhi Narkoba

Oktober 28, 2026
Tanpa Empati, Pam Swakarsa PT ILP Tetap Robohkan Gubuk Warga Meski Dihalangi Ibu Gendong Balita

Tanpa Empati, Pam Swakarsa PT ILP Tetap Robohkan Gubuk Warga Meski Dihalangi Ibu Gendong Balita

Oktober 28, 2026

Browse by Category

  • Aceh
  • ADVERTORIAL
  • ADVETORIAL
  • Astronomi
  • BALI
  • Bandar Lampung
  • Bangkok/Thailan
  • Bekasi
  • Bogor
  • Cirebon
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Empat Lawang
  • Hukum
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kota
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Langkat
  • Lubuk Lunggau
  • Lubuklingau
  • Marangin
  • Mesuji
  • Metro
  • Musi Banyu Asin
  • Nasional
  • Nasional
  • NEWS
  • OKU
  • Olahraga
  • Opini
  • Palembang
  • PAPUA
  • Pendidikan
  • PERISTIWA
  • Pertistiwa
  • Pesawaran
  • Pesir Barat
  • Peswaran
  • Politik
  • Pringsewu
  • Ragam
  • Semarang
  • Sosial
  • Sumatera Selatan
  • Sumatera Utara
  • Tanggamus
  • TNI | POLRI
  • Trending
  • Trending Topik
  • Tulang Bawang
  • Tulang Bawang Barat
  • Way Kanan
  • Yogyakarta

Recent News

Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Oktober 30, 2026
Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Oktober 29, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Gerbangindonesia.net © 2025Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita Vidio
  • Politik
  • Lainnya
    • Ragam
    • Hukum & Kriminal
    • Olahraga
    • Pertistiwa
    • Opini
    • TNI | POLRI
  • Login

Hak Cipta Gerbangindonesia.net © 2025Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In