MERANGIN – Mengawali aktivitas dengan memperkuat kedekatan kepada Allah SWT, jajaran petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko bersama Ketua Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Lapas Bangko beserta anggota melaksanakan Salat Dhuha berjamaah di Masjid At-Taubah Lapas Bangko.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khusyuk, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai spiritual tersebut diikuti oleh seluruh jajaran petugas serta anggota PIPAS. Selain sebagai bentuk ibadah sunnah, Salat Dhuha berjamaah juga menjadi momentum untuk memohon keberkahan, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai insan Pemasyarakatan.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Bangko dalam membangun budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai religius. Melalui penguatan spiritual, diharapkan seluruh petugas mampu menjalankan tugas dengan integritas, tanggung jawab, dan keikhlasan demi memberikan pelayanan yang optimal.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, menyampaikan bahwa pembinaan mental dan spiritual memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. Menurutnya, keseimbangan antara profesionalisme dan kekuatan spiritual menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika serta tantangan pekerjaan.
“Melalui Salat Dhuha berjamaah ini, kita tidak hanya menjalankan ibadah sunnah, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan rasa syukur. Saya berharap seluruh jajaran senantiasa mengawali setiap pekerjaan dengan doa dan niat yang baik, sehingga setiap langkah pengabdian menjadi bernilai ibadah serta membawa manfaat bagi masyarakat,” ujar Heri.
Lebih lanjut, Heri mengajak seluruh petugas untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan meningkatkan kualitas diri, baik dari sisi profesional maupun spiritual. Ia menegaskan bahwa lingkungan kerja yang harmonis, religius, dan berintegritas akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin PASTI dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ady Lubis)







