Merangin -Pembangunan jalan usaha tani (JUT)Tahun 2025 di desa rantau Bayur, kecamatan Muara Siau, kabupaten Merangin, provinsi Jambi,menjadi sorotan oleh berbagai kalangan, khususnya media,pada Sabtu (25/10/2025).
Proyek ini yang semula di harapkan membawa mampaat bagi masyarakat,justru menuai keluhan warga akibat pengerjaan yang terkesan asal-asalan dan tidak tepat sasaran.
Menurut Informasi dari salah satu warga yang tidak mau di sebutkan nama nya mengatakan jalan usaha tani yang di bangun menggunakan satu unit alat berat excavator diduga mengurangi volume,panjang jalan usaha tani 400 m,lebar dalam gambar 4 m setelah di cek ke lokasi oleh tim media ke lokasi ternyata lebar jalan terset tinggal 3 m dengan jumlah Dana Rp.150.000.000 juta di salah gunakan.
“Kami berharap Inspektorat Merangin dan aparat hukum (APH)lainnya dapat bertindak tegas terhadap oknum kepala desa yang inisial Edy dan pihak lainya.
Proyek jalan usaha tani (JUT)yang seharusnya menjadi sulusi bagi petani,justru menjadi sorotan negatip ,warga desa rantau bayur berharap ada evaluasi mengeluh agar anggaran dana desa di manfaatkan sesuai dengan peruntukannya.tampa mengorbankan kepentingan masyarakat dan Negara.(Irwan)






