Merangin – Peternakan ayam potong milik seorang warga bernama Hamim yang berlokasi di sekitar SMP Negeri 55 Merangin, tepatnya di Jl. Abdul Manaf, Desa Sinar Gading, Kecamatan Tabir Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi, menuai keluhan dari warga sekitar.
Berdasarkan pantauan langsung tim media ini di lapangan pada Selasa (30/7/2025), sejumlah warga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap keberadaan peternakan berskala besar tersebut yang letaknya sangat berdekatan dengan lingkungan sekolah.
Salah satu permasalahan utama yang disoroti warga adalah keberadaan blower kandang ayam yang dinilai sangat besar dan diarahkan langsung ke arah sekolah. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan yang mungkin ditimbulkan bagi para siswa, terutama mengingat potensi penyebaran bau tidak sedap hingga kemungkinan membawa bibit penyakit dari kandang.
“Anak-anak sekolah yang paling dekat dengan kandang itu pasti yang paling terdampak. Bau menyengat, debu, dan kemungkinan bibit penyakit bisa saja terbawa angin. Kami khawatir dengan kesehatan anak-anak kami,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.
Warga setempat pun berharap agar pihak terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merangin, segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi peternakan tersebut.
“DLH harus turun tangan. Ini bukan soal usaha pribadi lagi, tapi menyangkut kesehatan anak-anak dan kenyamanan lingkungan sekitar,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemilik peternakan maupun DLH Kabupaten Merangin. Warga berharap, persoalan ini segera ditindaklanjuti demi menjaga lingkungan yang sehat dan aman, terutama bagi para siswa SMP Negeri 55 Merangin yang menjadi pihak paling terdampak.(Irwan)






