• Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Login
GerbangIndonesia.Net
Advertisement
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita Vidio
  • Politik
  • Lainnya
    • Ragam
    • Hukum & Kriminal
    • Olahraga
    • Pertistiwa
    • Opini
    • TNI | POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita Vidio
  • Politik
  • Lainnya
    • Ragam
    • Hukum & Kriminal
    • Olahraga
    • Pertistiwa
    • Opini
    • TNI | POLRI
No Result
View All Result
GerbangIndonesia.Net
No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Berita Vidio
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Pertistiwa
  • Politik
  • Ragam
  • TNI | POLRI
Home Hukum & Kriminal

Khawatir Konflik Meluas, Korban Kasus Renah Alai Kirim Surat ke Presiden, Kapolri hingga Komnas HAM

Gerbangindonesia.net

Redaksi by Redaksi
Juni 23, 2026
in Hukum & Kriminal, Marangin, NEWS
0
Khawatir Konflik Meluas, Korban Kasus Renah Alai Kirim Surat ke Presiden, Kapolri hingga Komnas HAM

Oplus_131072

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MERANGIN – Menjelang pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara dugaan penganiayaan dan pengrusakan yang terjadi di Desa Renah Alai, Kecamatan Jangkat, pihak korban mengaku telah mengirimkan surat kepada sejumlah kementerian dan lembaga negara. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk permohonan perlindungan sekaligus meminta perhatian pemerintah pusat terhadap potensi konflik yang dikhawatirkan dapat kembali terjadi di kemudian hari.

Mewakili keluarga korban, H. Mashuri mengatakan bahwa surat tersebut dikirim kepada sejumlah kementerian dan lembaga negara agar pemerintah pusat dapat ikut terlibat dalam penyelesaian konflik yang mereka alami.

“Kami mengajukan permohonan kepada para menteri agar dapat hadir dan memberikan perhatian terhadap penyelesaian kasus yang dialami keluarga kami. Untuk perkara pengrusakan dan penganiayaan, kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Pengadilan Negeri yang dalam waktu dekat akan memasuki agenda pembacaan tuntutan,” ujarnya.

Menurut H. Mashuri, surat permohonan telah disampaikan kepada Komnas HAM, Menteri Dalam Negeri, Menteri Desa, Menteri Pertanian, Staf Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan, Kapolri, serta Jaksa Agung RI.

Ia mengaku pihak korban memiliki kekhawatiran akan munculnya konflik serupa di masa mendatang apabila persoalan tersebut tidak ditangani secara menyeluruh.

“Kami melihat potensi konflik seperti ini bisa saja kembali terjadi di wilayah Kecamatan Jangkat maupun Lembah Masurai. Saat ini sudah banyak petani kopi dari luar Kabupaten Merangin, seperti dari Bengkulu, Palembang, dan Lampung, yang membuka usaha perkebunan di wilayah tersebut,” katanya.

H. Mashuri juga menyoroti keterangan sejumlah tokoh adat yang disampaikan dalam persidangan. Menurutnya, tidak ada aturan adat yang membenarkan tindakan penganiayaan maupun pengusiran terhadap seseorang.

“Kalau boleh jujur, kami justru senang dengan kehadiran petani dari luar Merangin. Kami bisa belajar cara berkebun kopi yang lebih baik, lahan-lahan yang selama ini belum tergarap menjadi produktif, dan tidak bisa dipungkiri ribuan ton kopi kering yang keluar dari Kabupaten Merangin juga merupakan hasil kontribusi para petani tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Muhammad Zen, SH, membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat setelah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Ir. Sa’id Ikbal selaku Staf Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan.

“Beliau menyarankan agar kami menyampaikan surat kepada beberapa kementerian sehingga pemerintah pusat dapat membantu mencari solusi terhadap konflik yang terjadi di Kabupaten Merangin,” jelas Muhammad Zen.

Menurutnya, apabila konflik tersebut tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, maka dikhawatirkan akan terus memicu gesekan antara petani pendatang dengan masyarakat setempat.

“Potensi konflik sosial, konflik adat, hingga konflik agraria sangat mungkin terjadi apabila tidak segera dilakukan penyelesaian secara komprehensif. Karena itu kami berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar persoalan ini tidak terus berlarut-larut,” tegasnya.

Terkait proses persidangan yang saat ini memasuki tahap akhir, Muhammad Zen berharap Jaksa Penuntut Umum dapat menyampaikan tuntutan yang mempertimbangkan rasa keadilan bagi keluarga korban.

“Kami berharap tuntutan yang dibacakan nantinya benar-benar mencerminkan rasa keadilan bagi keluarga korban sesuai dengan fakta-fakta yang terungkap di persidangan,” pungkasnya. (Ady Lubis)

Views: 1,721
Previous Post

Penuh Motivasi, Kapolres Merangin Berikan Pembinaan Moral kepada Ratusan Narapidana di Lapas Bangko

Next Post

Perkuat Pembinaan Warga Binaan, Lapas Bangko Gandeng BAZNAS dan PKBM ADS Tunas Mulia untuk Tingkatkan Kemandirian dan Kepribadian 

Redaksi

Redaksi

Next Post
Perkuat Pembinaan Warga Binaan, Lapas Bangko Gandeng BAZNAS dan PKBM ADS Tunas Mulia untuk Tingkatkan Kemandirian dan Kepribadian 

Perkuat Pembinaan Warga Binaan, Lapas Bangko Gandeng BAZNAS dan PKBM ADS Tunas Mulia untuk Tingkatkan Kemandirian dan Kepribadian 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
Plugin Install : Widget Tab Post needs JNews - View Counter to be installed
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

November 1, 2026
Tak Sampai Sebulan, Kasus Motor Hilang Di Menggala Terungkap! Terduga Pelaku Diciduk Tengah Malam

Tak Sampai Sebulan, Kasus Motor Hilang Di Menggala Terungkap! Terduga Pelaku Diciduk Tengah Malam

Oktober 31, 2026
Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Oktober 30, 2026
Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Oktober 29, 2026

Recent News

Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

November 1, 2026
Tak Sampai Sebulan, Kasus Motor Hilang Di Menggala Terungkap! Terduga Pelaku Diciduk Tengah Malam

Tak Sampai Sebulan, Kasus Motor Hilang Di Menggala Terungkap! Terduga Pelaku Diciduk Tengah Malam

Oktober 31, 2026
Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Nama Karin Disebut dalam Dugaan PETI Rantau Limau Kapas, Kapolda Jambi Diharapkan Bertindak

Oktober 30, 2026
Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Di Duga Jadi Beking Peti, Kelompok Suku Anak Dalam Datangi Polres Merangin 

Oktober 29, 2026

Browse by Category

  • Aceh
  • ADVERTORIAL
  • ADVETORIAL
  • Astronomi
  • BALI
  • Bandar Lampung
  • Bangkok/Thailan
  • Bekasi
  • Bogor
  • Cirebon
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Empat Lawang
  • Hukum
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Jakarta
  • Jambi
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Kota
  • Lampung Barat
  • Lampung Selatan
  • Lampung Tengah
  • Lampung Timur
  • Lampung Utara
  • Langkat
  • Lubuk Lunggau
  • Lubuklingau
  • Marangin
  • Mesuji
  • Metro
  • Musi Banyu Asin
  • Nasional
  • Nasional
  • NEWS
  • OKU
  • Olahraga
  • Opini
  • Palembang
  • PAPUA
  • Pendidikan
  • PERISTIWA
  • Pertistiwa
  • Pesawaran
  • Pesir Barat
  • Peswaran
  • Politik
  • Pringsewu
  • Ragam
  • Semarang
  • Sosial
  • Sumatera Selatan
  • Sumatera Utara
  • Tanggamus
  • TNI | POLRI
  • Trending
  • Trending Topik
  • Tulang Bawang
  • Tulang Bawang Barat
  • Way Kanan
  • Yogyakarta

Recent News

Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

Patroli Humanis Polres Merangin di Pemukiman Suku Anak Dalam, 3 Pucuk Senjata Diamankan, 2 Diserahkan Sukarela

November 1, 2026
Tak Sampai Sebulan, Kasus Motor Hilang Di Menggala Terungkap! Terduga Pelaku Diciduk Tengah Malam

Tak Sampai Sebulan, Kasus Motor Hilang Di Menggala Terungkap! Terduga Pelaku Diciduk Tengah Malam

Oktober 31, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak Cipta Gerbangindonesia.net © 2025Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Berita Vidio
  • Politik
  • Lainnya
    • Ragam
    • Hukum & Kriminal
    • Olahraga
    • Pertistiwa
    • Opini
    • TNI | POLRI
  • Login

Hak Cipta Gerbangindonesia.net © 2025Web Development PT.TAB | TabWeb

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In